Entries (RSS)
Tampilkan postingan dengan label sepakbola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sepakbola. Tampilkan semua postingan

Daftar Pemain Piala Dunia 2010

Daftar Pemain Piala Dunia 2010

Grup A

Afrika Selatan
Kiper: Moeneeb Josephs (Orlando Pirates), Itumeleng Khune (Kaizer Chiefs), Shu-Aib Walters (Maritzburg United)
Belakang: Matthew Booth, Siboniso Gaxa (keduanya Mamelodi Sundowns), Bongani Khumalo (SuperSport United), Tsepo Masilela (Maccabi Haifa), Aaron Mokoena (Portsmouth), Anele Ngcongoa (Racing Genk), Siyabonga Sangweni (Lamontville Golden Arrows), Lucas Thwala (Orlando Pirates).
Tengah: Lance Davids (Ajax Cape Town), Kagisho Dikgacoi (Fulham), Thanduyise Khuboni (Lamontville Golden Arrows), Reneilwe Letsholonyane (Kaizer Chiefs), Teko Modise (Orlando Pirates), Surprise Moriri (Mamelodi Sundowns), Steven Pienaar (Everton), MacBeth Sibaya (Rubin Kazan), Siphiwe Tshabalala (Kaizer Chiefs).
Depan: Katlego Mphela (Mamelodi Sundowns), Siyabonga Nomvete (Moroka Swallows), Bernard Parker (FC Twente)

Piala Dunia 2006 Jerman

Marco Materazzi - France-Italy - WC 2006 (Grazia Neri)
Sepuluh Fakta Piala Dunia 2006:
  1. Tak ada satupun pemain dari tim juara Italia yang mencetak lebih dari dua gol, tetapi mereka menciptakan sejarah sebagai tim kedua dengan total sepuluh pemain yang berhasil mencetak gol dalam satu Piala Dunia. Tim pertama yang melakukannya adalah Les Bleus Prancis pada 1982.
  2. Tak banyak gol yang tercipta di Piala Dunia ini, namun ada dua rekor yang berhasil ditorehkan. Pertama, jumlah gol bunuh diri terbanyak dengan empat gol, atau sama dengan yang tercipta pada 1954 dan 1988. Kedua, gol pertama dan terakhir pada Piala Dunia ini dicetak oleh seorang bek untuk pertama kali dalam sejarah Piala Dunia. Bek kiri Jerman Philipp Lahm membuka gol pada menit kelima partai pembukaan lawan Kosta Rika, sedangkan bek Italia Marco Materazzi menyundul gol terakhir di Jerman 2006.

Piala Dunia 2002 Korea Jepang

Rivaldo and Ronaldo (Brazil) in WC 2002 (AFP)
Sepuluh Fakta Piala Dunia 2002:

1. Untuk pertama kalinya, Piala Dunia digelar di Asia dan untuk pertama kalinya juga ada dua negara yang menjadi tuan rumah. Otomatis, untuk pertama kalinya ada tiga negara yang langsung lolos, yaitu juara bertahan Prancis dan dua negara tuan rumah, Jepang dan Korea Selatan.

2. Piala Dunia pertama yang menampilkan 23 pemain dalam satu tim, sebelumnya hanya 22 pemain. Dari 23 pemain, tiga di antaranya harus penjaga gawang.

3. Saat pertandingan final antara Brasil dan Jerman, di hari yang sama digelar pertandingan antara dua tim penghuni ranking FIFA paling rendah, yaitu Montserrat (ranking 203) dan Bhutan (202) yang diadakan di Bhutan.

Piala Dunia 1998 Perancis

France-Brazil WC 1998 (AFP)
Sepuluh Fakta Piala Dunia 1998:
  1. Untuk kali pertama, Piala Dunia diikuti 32 tim peserta. Jumlah ini mengalami pertambahan delapan tim sejak edisi sebelumnya. Berkat pertambahan tersebut, penentuan tim yang lolos ke babak 16 besar lebih sederhana. Seluruh 32 tim dibagi ke dalam delapan grup, lalu juara dan peringkat kedua grup lolos ke babak gugur. Berbeda ketika turnamen masih diikuti 24 tim, harus ada perhitungan tersendiri untuk menentukan tim peringkat ketiga dari enam grup yang tersedia.
  2. Maskot turnamen adalah seekor ayam jantan bertubuh biru dan diberi nama Footix. Akhiran "-ix" diberikan sesuai komik Asterix asal Prancis yang sangat populer di dunia.

Rekor Tentang Sepakbola

PIALA DUNIA TERBANYAK

sukague.com
World Cup Pertama kali diselenggarakan di Uruguay, 13 Juli 1930. Brazil menjadi negara paling banyak memenangkan Piala Dunia sebanyak 5 kali : 1958, 1962, 1970, 1994 dan 2002

10 Kakak Beradik Yang bermain Sepakbola (Part II)

1. Charlton Berasal dari keluarga sepakbola. Charlton bersaudara merupakan dua kakak adik yang pernah bermain bersama di tim nasional Inggris. Bahkan keduanya mengantarkan Inggris menjadi juara dunia 1966.

Jack Charlton

Kalah bersinar dibandingkan sang adik, Bobby. Saat adiknya meraih popularitas karena menjadi pilar klub elit Manchester United dan juga tim nasional, Jack lebih memilih berkonsentrasi dengan pekerjaannya sebagai anggota National Service.

Bahkan bek bernama lengkap John Charlton yang bermain di Leeds United baru dipanggil timnas oleh manajer legendaris Alf Ramsey saat usianya menjelang 30. Bandingkan dengan Bobby yang sudah menjadi andalan St George's Cross saat berusia 21.

Ia dan adiknya memperkuat Inggris di Piala Dunia 1966. Sukses bersejarah bagi Charlton bersaudara karena mengantarkan Inggris menjadi juara dunia. Keduanya tampil bersama di final.

Karir Jack termasuk 'biasa-biasa' saja saat sebagai pemain. Namun, ia jauh lebih sukses sebagai manajer dibandingkan adiknya yang gagal total saat mencoba menangani sebuah tim. Jack sukses mengangkat prestasi Irlandia. Sebagai penghargaan, ia menjadi warga kehormatan Irlandia.

10 Kakak Beradik Yang bermain Sepakbola

Ada kalanya kakak dan adik menekuni dunia kerja yang sama. Bagaimana jika dunia tersebut adalah dunia sepakbola? Rasanya mencengangkan karena ada setidaknya dua orang dari satu keluarga yang namanya mendunia. Namun, rasanya juga menyesakkan jika sang kakak atau sang adik tidak sesukses saudaranya. Siapa sajakah kakak-beradik yang sukses sebagai pesepakbola setidaknya sejak era 1990-an?

1. Ronald-Frank de Boer
Skuad emas Ajax pada 1990-an menghasilkan pemain berkualitas semacam Edgar Davids, Edwin Van der Sar, Dennis Bergkamp, Jaap Stam, dan tentu saja si kembar Ronald dan Frank de Boer. Kakak-beradik ini “nyaris” selalu kompak di lapangan. Pernah tampil berdua di Ajax, keduanya melanjutkan kerjasama kala diboyong Louis van Gaal ke Barcelona; dan membuat cita rasa Belanda begitu kental di klub Catalan tersebut pada peralihan dekade 1990-an ke dekade 2000-an.
Dibandingkan sang kakak, Frank yang menjadi palang pintu memang sedikit lebih sukses. Frank tampil untuk timnas Belanda sebanyak 112 kali sedangkan Ronald 67 kali. Uniknya, keduanya sama-sama mencetak 13 gol untuk Belanda.
Kini, Frank menjabat sebagai pelatih Ajax sedangkan Ronald menjadi komentator sepakbola di Qatar, tempatnya menutup karier.

Maskot piala dunia mulai edisi 1966

NIE DIA MASKOT PIALA DUNIA DARI TAHUN 1966 - 2010

1.) INGGRIS 1966

World Cup Willy
Sebuah singa, merupakan simbol tipikal dari Kerajaan Inggris, mengenakan kaos Union Jack dengan kata "WORLD CUP".  


2.) MEKSIKO 1970

Juanito
Seorang anak laki-laki mengenakan seragam Meksiko dan sebuah topi sombrero (dengan kata-kata "MEXICO 70"). Namanya merupakan nama kecil dari "Juan", sebuah nama umum dalam bahasa Spanyol.  

Kekalahan terbesar dalam persepakbolaan dunia

Banyak sekali pertandingan sepak bola yang hanya menghasilkan sedikit gol, bahkan ada juga laga di mana tak satu kali pun bola bersarang di gawang. Namun tak jarang juga terjadi pesta gol dalam satu pertandingan.

Bulan Oktober lalu, hadir satu momen memalukan untuk klub papan atas Belanda, Feyenoord. Tanpa ampun mereka dilibas rivalnya di Eredivisie, PSV Eindhoven sepuluh gol tanpa balas!

Kekalahan tersebut merupakan yang terburuk dalam 102 tahun sejarah klub yang bermarkas di kota Rotterdam itu. Jawara 14 kali Liga Belanda itu pun kini terseok-seok di papan tengah klasemen.

Selain nasib buruk yang dialami Feyenoord
, berikut ini adalah beberapa kekalahan-kekalahan besar yang pernah terjadi di lapangan hijau:

Arbroath 36-0 Bon Accord (1885)

Kesalahan administratif membuat klub kriket Aberdeen Orion diundang untuk bermain di Piala Skotlandia sebagai pengganti Aberdeen Orion FC, membuat Arbroath FC mampu mencatat rekor kemenangan terbesar di dunia sepak bola Inggris Raya.

Situasi tersebut terjadi karena memang banyak klub yang memainkan banyak cabang olahraga lain
, tetapi gabungan para pemain kriket dari klub Orion menerima undangan tersebut dan mengadopsi nama Bon Accord untuk menandai debut sepak bola mereka.

Pemain Arbroath
, John Petrie yang masih berumur 18 tahun kala itu, menghasilkan rekor 13 gol sementara laporan yang ada menunjukkan jika Bon Accord tidak satu kali pun melakukan tembakan ke arah gawang. Kiper Arboath, Jim Milne Snr bahkan sampai harus meminjam sebuah payung dari temannya di tribun penonton, sementara wasit Dave Stormont mengakui bahwa skor yang tercipta sudah cukup bagus untuk Bon Accord karena dia sudah "menghapus tujuh gol" atas dasar keputusan offside yang "sangat meragukan".

Bulan September 1987
, Orion FC mampu memenuhi undangan yang sebenarnya ketika mereka lagi-lagi bersua Arbroath di putaran pertama Piala Skotlandia. Dan Arbroath masih menang dengan skor 18-0 kala itu.

Dundee Harp 35-0 Aberdeen Rovers (1885)

Ketika Arbroath mencatat kemenangan mereka atas Bon Accord dengan skor 36-0 pada 12 September 1885, Dundee Harp hampir saja menyamai rekor mereka melawan tim lain dari kota Aberdeen, di tempat lain yang berjarak kurang lebih 20 mil.

5 tangan pebola yang dibenci orang-orang

Dalam  duni sepak bola, “campur tangan” kaki dalam mencetak  atau menggagalkan sebuah  gol adalah kebenaran.  Namun,  jika  pemain mencetak atau menggagalkan gol dengan tangannya menjadi kenyataan yang  dibenci.  Berikut 5 pemain paling dibenci  lantaran  campur tangannya dalam lahir atau menggagalkan sebuah gol hasil copas faktabukanopini.blogspot.com

1. Tangan Diego Maradona (Argentina)
Inggris vs Argentina, Perempatfinal Piala Dunia 1986
Diego  Armando Maradona menjadi public enemy penggila sepak  bola di  Inggris setelah gol “tangan Tuhan”  dilakukannya  ke  gawang Peter Shilton di perempatfinal Piala Dunia 1986 Meksiko. Perjalanan  Argentina semakin sempurna dengan merebut Piala Dunia  untuk kedua  kalinya. Sementara bagi Inggris, kejahatan Maradona  menjadikannya  tersingkir sekaligus mengubur impian The Three Lions untuk merebut gelar untuk kali kedua.

Tragedi brussels, korban terbanyak dalam sepakbola

Tragedi Heysel terjadi pada tanggal 29 Mei 1985 di mana pada saat itu tengah terjadi pertandingan antara Liverpool dan Juventus di Piala Champions (saat ini Liga Champions). Peristiwa ini merupakan sejarah buram persepak bolaan Inggris pada tahun itu, karena saat itu klub-klub Inggris sedang jaya-jayanya. Karena peristiwa ini pula tim-tim dari Inggris dilarang bermain di tingkat internasional selama 5 tahun lamanya. Peristiwa ini bermula dari fans masing-masing klub yang saling mengejek dan melecehkan. Lalu tiba-tiba sekitar satu jam sebelum kick off kelompok hooligan Liverpool menerobos pembatas masuk ke wilayah tifosi Juventus. Tidak terjadi perlawanan karena yang berada di bagian tersebut bukanlah kelompok Ultras. Pendukung Juventus pun berusaha menjauh namun kemudian sebuah tragedi terjadi. Dinding pembatas di sektor tersebut roboh karena tidak kuasa menahan beban dari orang-orang yang terus beruhasa merangsek dan melompati pagar. Ratusan orang tertimpa dinding yang berjatuhan. Akibat peristiwa ini sebanyak 39 orang meninggal dunia dan 600 lebih lainnya luka-luka.

Meskipun terjadi peristiwa yang mengenaskan dengan jumlah korban yang begitu besar, panitia memutuskan untuk terus melanjutkan pertandingan. Kick off dilakukan setelah kapten kedua kesebelasan meminta penonton untuk tenang. Alasan lain adalah untuk meredam atmosfer kerusuhan yang mulai menyebar. Tifosi Ultras Juventus di bagian lain stadion sempat akan melakukan pembalasan. Mereka mencoba untuk bergerak ke arah pendukung Liverpool namun berhasil dicegah satuan keamanan. Dengan dimulainya pertandingan maka suasana bisa mulai dikendalikan. Pertandingan itu sendiri dimenangi Juventus dengan hasil akhir 1 - 0. Michel Platini mencetak gol semata wayang Juventus dari titik penalti setelah Michael Platini dilanggar oleh pemain Liverpool.

Kiper-kiper yang jago cetak gol

Didalam sepakbola, biasanya tugas kiper hanya menjaga gawangnya agar tidak kebobolan oleh gol. Tapi ada juga kiper yang mempunyai insting untuk menyerang, entah itu dari titik penalti, dari tendangan bebas atau tendangan sudut. IFFHS (International Federation of Football History & Statistics). telah mencatat siapa kiper kiper yang mempunyai catatan prestasi dalam hal mencetak gol, disana ada kiper José Luis Félix Chilavert, Jorge Campos dll. Berikut daftar nama kiper pencetak gol terbanyak yang telah dicatat oleh IFFHS.

1. Rogério Ceni (Brazil), Club : São Paulo FC, Gol : 79 (Penalti : 33 - Non Penalti: 46)


2. José Luis Félix Chilavert (Paraguay), Club : CA Peñarol
Montevideo, Gol : 62 (Penalti : 45 - Non Penalti : 17) *


3. René Higuita (Colombia), Club : C de F Deportivo Rionegro, Gol : 41 (Penalti : 37 – Non Penalti : 4)


4. Jorge Campos (Mexico), Club : Puebla FC, Gol: 40 (Penalti : 9 – Non Penalty : 31)*


5. Álvaro Misael Alfaro (El Salvador), Club : CD Isidro Metapán, Gol : 31 (Penalti : 20 – Non Penalti : 11)

Hitungan mundur kiper terbaik didunia

1. Dida (Brasil)

Setelah Claudio Taffarel, Dida menjadi kiper baru asal Brasil yang diperhitungkan dalam dunia sepakbola. Hal itu terbukti saat dirinya menjadi kiper pertama dari tim Samba yang termasuk dalam kandidat peraih Ballon d’Or di tahun 2003 dan 2005.
Biarpun Dida telah memenangkan Piala Dunia bersama Brasil, dan berbagai gelar domestik & internasional bersama AC Milan, sayangnya ia juga dikenal akibat beberapa insiden yang kurang baik. Yang terakhir adalah saat ia pura-pura jatuh dan terluka saat disentuh oleh seorang suporter Glasgow Celtic di pertandingan Liga Champions.

2. Dino Zoff (Italia)


Piala Dunia 1982 menjadi puncak prestasi Zoff. Di usianya yang ke-40, ia menjadi pemain tertua yang memenangkan Piala Dunia. Selain itu, ia juga menjadi kiper kedua yang menjadi kapten di tim yang juara, dan juga terpilih menjadi kiper terbaik. Padahal di awal karirnya, ia sempat ditolak oleh Inter Milan dan Juventus karena dianggap kurang tinggi. Di jajak pendapat untuk mencari kiper terbaik di abad ke-20 yang dilaksanakan oleh Federasi Internasional Statistik dan Sejarah Sepakbola (IFFHS), Zoff berada di posisi ketiga di bawah Lev Yashin (Uni Soviet) dan Gordon Banks (Inggris).

Kostum bola terbaik dunia

Nie dia nie hitungan mundur seragam para pemain bola di klub masing² yang menurut para peneliti,adalah yg the best...
cegghiebrot mbonjrot gan.....!!!

10) Blackpool (kandang)


Skuad berjuluk Tangerines ini memberikan kesegaran tersendiri bagi perhelatan kompetisi Liga Primer Inggris musim lalu. Tim asuhan Ian Holloway ini secara menyeluruh memperlihatkan kecerahan seperti yang dicerminkannya lewat seragam yang mereka kenakan. Mereka juga bermain dengan sebuah gaya yang tak pernah pantang menyerah, memiliki seorang manajer yang blak-blak-an, fans optimis, dan yang paling utama adalah seragam mereka.  
9) Penarol (Libertadores)
Penarol, klub asal Uruguay, melakukan pendekatan yang minimalis untuk perlengkapan yang mereka kenakan di Copa Libertadores. Tanpa ada sebuah sponsor, mereka tetap percaya diri dengan garis-garis hitam-kuning di seragam mereka. Meski terkesan sederhana, namun tetap saja terlihat stylish. Lihat seragam mereka di sini.
8) Sanfrecce Hiroshima (kandang)

Boleh jadi J-League ini bertemu dengan Jimi Hendrix lewat pendekatan dari Sanfrecce Hiroshima. Seragam yang menyiratkan ketenangan jiwa itu seperti terinspirasi dari Paul Klee. Tapi tak ada yang pernah tahu apakah seragam itu didesain untuk menghipnotis lawan atau tidak, tapi satu hal yang pasti adalah seragam yang mereka kenakan itu menjadi salah satu barang koleksi yang menarik.






At Kelud Mountain Blitar, East Java